Tampilkan postingan dengan label Syair Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair Cinta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 November 2014

Rindu Membiru

Terbenam rembulan di ufuk barat,
Sembunyikan tanya di balik semburat.....
Alibi mencuat mengusung angin,
Buyar di tempa tatapan mata yg dingin.....
Di batas lembaran kisah ku terbungkam,
Menutup jalan keraguan yg harus di redam.....
Menembus tiap resah berbalut rasa,
Mengusir sepi yg menghambat cita.....

Temaram ku cumbui,
Lalu larut dalam lamunan sang putri.....
Ku semai rindu,
Ku tabur nada biru di jejak malam yg membisu.....

Ada gelak tawa yg tersita,
Mengimpikan canda mesra yg tertunda,
Seperti mendung yg lewat tanpa sapa.....

Gelisah ku nanti kabarmu,
Hampir gusar ku di usik malam sendu.....
Melambung percik api memecah gelap,
Masih ku pendam tiap kata yg ingin ku ungkap.....
Dimana ruangnya,
Adakah waktunya....?

Nanti saat Tuhan memberi kita jalan dan kesempatan,
Ku harap tak ada hambatan yg menyita kemesraan.....

Bukan Cinta

Cerita merebah di lukis waktu,
Tintanya bertabur kala langkah terpatri lewati hari......
Ini hikmah tentang mata dan cahaya,
Diantara siang dan malam yg memainkan perannya dalam realita.....

Betapa ini bukan hal yg berbeda,
namun ada sensasi istimewa,
kala ku coba tuk menyentuh rasa yg ku cerna.....
Seperti ada jalan di rimbunnya hutan,
menemukan berlian yg tlah lama hilang,
Atau bagaikan serdadu yg pulang menyandang kemenangan dalam perang.....

Bukan sekedar rasa,
Bukan juga Harapan tanpa sandaran.....
Kita semua ingin bahagia,
namun bukan sekedar kesenangan sesaat yg penuh kepalsuan.....

Tangisan,
Juga senyuman.....
Tawa,
Begitu pula Kesedihan.....
Hanyalah realita yg pasti ada dan biasa.....

Apa yg sebenarnya membuat ini menjadi indah dan penuh makna.....?
Cinta?

Tahukah kau,
Wahai Permaisuri hati yg Kerelaannya masih ku nanti, dan Kemuliaannya masih tersembunyi.....

Bukan Cinta yg membuat jalan ini menjadi istimewa,
Apalagi sekelumit realita yg menjelma diatas dunia.....

Tanpa dirimu,
duniaku hanya akan menjadi hari yg berat, kelam dan melelahkan.....
Tanpa diriku,
Duniamu akan menjadi hari yg membosankan, seram hingga bahkan menakutkan.....

Bukan tentang realita,
Juga bukan tentang Cinta.....

Ini tentang kita wahai Kasih yg bernaung dalam rahasia,
Tentang sepasang manusia yg meraih harmoni tuk lalui dinamika dunia.....

Ridhwan Endri. Y (Juna), 29 Agustus 2014