Jumat, 14 November 2014

Bebaskan Dirimu

Senandung asmara menggema,
Kala jemari menjajaki guratan tasbihnya.....
Begitu banyak cara,
Berwarna-warni cerita dan realita.....

Tuhan coba sampaikan pesan lewat ilham,
Alirkan Rahmat yg menjawab mimpi-mimpi yg terpendam.....
Kita menari dalam tanya,
Mengadu pada rindu yg merona.....
Bercanda dalam mesra,
Memagut harapan dgn yakin pada Cinta.....

Apakah Cinta itu buta....?
Tidak bagiku,
Dan ku harap begitu pula dgn dirimu.....

Lihat....?
Betapa syahdunya kata dan makna merasuk dalam rasa,
Menyusup ke dalam tiap ruang yg terbaca.....
Ku sentuh imajimu,
Ku rangkul sepimu,
Dan ku tuntun matamu yg kosong dan ambigu.....

Jajarkan semua opini dan fakta,
Ideologi, logika dan estetika dunia.....
Kemana hatimu terhanyut....?
Kemana akalmu terpaut....?

Kita coba tafsirkan mimpi malam tadi,
Mengungkap tabir yg dalam tersembunyi.....
Mudah untuk di pahami,
Namun coba menyelami arti.....
Ada isyarat yg tersirat,
Hikmah tekuak dan rasa menjadi semakin kuat.....

Aku, juga dirimu.....
Ya, Kita.....
Berkaca lebih dalam pada cermin-cermin langit,
Meraba guratan rasi yg tampak rumit.....

Cermati tiap syair yg ku urai,
Juga tiap jawaban yg kau tuai.....
Apakah aku menyudutkanmu....?
Atau aku menekan dirimu....?

Pejamkan matamu Habibbah,
Merdeka kan jiwamu di lautan fitrah.....
Cerna tiap elegi yg ku bingkai,
Lalu lepaskan ruhmu dalam damai.....

Siapa dirimu??
Kamu adalah kesunyian yg rindukan keindahan.....

Seperti Rembulan yg menanti datangnya sentuhan dari sang Mentari,
Biarkan cahaya mencumbu Kalbu.....
Hingga dirimu rasakan ketenangan,
Biarkan kelembutan memanjamu dalam Iman.....

Aku ada disini,
Bukan untuk mencuri imajimu yg masih murni.....
Melainkan melindungi mu dgn harmoni,
Harmoni yg ku sebut sebagai Kesadaran diri.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar