Sabtu, 15 November 2014

Jatuh Bangun Arjuna Mungil

Ku ingat Arjuna belajar berjalan, menata jejak
kakinya di sisi meja...
Gemetar kakinya menopang berat tubuhnya,
perlahan kaki berayun memulai langkah
pertamanya...
Pegangannya terlepas dari bibir meja, menjauh
seraya berjalan terbata penuh tanya....
Oops..!
Dia terjatuh, tak menjerit sedikitpun...
Memandang sekeliling seakan meminta
pertolongan, hatinya redup redam mengalami
pembelajaran...
Ia pun berdikari dgn segenap rasa ingin
tahunya, menungging dan mencoba utk bangkit
dari kegagalannya...
Perlahan tubuhnya yg gempal menggemaskan
kembali berdiri, tubuhnya bak pohon yg di terpa
angin kesana kemari...
Satu,
Dua,
Tiga langkah ia terduduk kembali...
Bibir mungilnya seolah menciut, mentalnya
seakan teruji dgn rasa takut...
Air mata menggenang di pelupuk matanya, kini
tangannya meraba rangkak mencari Ibunya...
Namun Arjuna lelaki tangguh, ia pendam
tangisannya, dan ia hapus putus asanya...
Ia terdiam seakan memanjatkan doa, hatinya
penuh harap akan keberhasilannya...
Tak lama kemudian, ia seakan mendapat
kekuatan...
Betisnya lebih kuat, pijakkannya pun lebih
mantap...
Seolah tanpa ragu dan malu, ia melangkah
penuh kepastian dlm haru sang waktu...
Ia berjalan kearah pintu, hingga sang Ibu
menjemputnya penuh haru...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar