Satu dekade ku arungi dan selami penantian ini,
dan sepanjang itu pula mereka datang silih berganti utk di uji.....
Kau dengar kabarku yg mulai berani utk berlari,
berusaha mencari gadis lain yg dapat ku ajak bernyanyi.....
Satu...
Dua...
Dan yg ketiga pun tak mampu mengimbangiku.....
Mereka gagal sesudah mencoba,
mereka jatuh ketika menaiki tangga estetika.....
Mungkin memang jalan terlarang itu tak boleh ku lalui,
Hingga aku pun di tuntut utk kembali.....
Kemarin, kala kita di sambut dinginnya kabut,
di peluk basah dan teduhnya hutan.....
Ku rasakan harmomi yg lama menghilang dari hati,
Seakan menyentuh imaji,
menghidupkan jiwaku yg telah lama mati.....
Namun ku tak mampu banyak berkata dan bertanya,
tak ingin ku rusak warna dari kerinduan yg terasa.....
Menatap kisahmu yg terpampang indah,
ku tak mampu berkilah,
namun aku enggan utk menyerah.....
Hanya berusaha utk merekah,
paling tidak aku punya harapan dan menyimpan rasa,
Kau pun tau bahwa aku bukan lelaki biasa dan tak mudah utk menyerah.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar